YUDISIUM FBS DI PENGUJUNG TAHUN 2021

Dr. Gde Artawan, M.Pd. dan Dr. Drs. Hardiman, M.Si. Raih Penghargaan Bali Jani Nugraha 2021 oleh Gubernur Bali.
November 9, 2021
Pameran Studi Khusus Prodi Pendidikan Seni Rupa Undiksha: Tampilkan Puluhan Karya, Cerita Tentang Alam dan Kultur
Januari 3, 2022

Pendidikan sebagai salah satu dasar dalam menunjang majunya sebuah bangsa tentu tidak luput dari orang yang terlibat di dalamya. Salah satunya adalah mahasiswa. Mendidik mahasiswa menjadi tunas tunas bangsa yang berguna bagi nusa dan bangsa tentu ini adalah tanggung jawab dari kita semua. Salah satunya adanya Universitas tempat mahasiswa belajar menimba ilmu sebanyak banyaknya. Menghasilkan lulusan yang memiliki daya saing tinggi dan kualitas bagus tentu menjadi kebanggaan dari lembaga itu sendiri. Tidak lain juga untuk Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Pendidikan Ganesha di Singaraja yang telah mampu membentuk lulusan yang memiliki daya saing tinggi. Mahasiswa dinyatakan lulus melalui sebuah proses yang wajib dilakukan yaitu Yudisium.

Fakultas Bahasa dan Seni rutin menyelenggarakan Yudisium pada setiap bulannya. Pada Periode ini yudisium kembali digelar secara daring pada tanggal 22 Desember 2021, sebagai salah satu syarat bagi mahasiswa untuk dapat melanjutkan ke proses akademik selanjutnya yaitu Wisuda.

 Kegiatan ini dihadiri oleh sejumlah mahasiswa yang sudah memenuhi persyaratan administrasi untuk yudisium, pimpinan di tingkat Fakultas, pimpinan di tinggkat Jurusan dan Prodi serta pejabat fungsional Madya dan Muda di lingkungan Fakultas Bahasa da Seni. Adapun jumlah mahasiswa yang selanjutnya disebut eksaminandus yang diyudisium pada periode ini sebanyak 45 orang, diataranya 18 orang dari Prodi Pendidikan Bahasa Inggris, 10 orang dari Prodi Pendidikan Bahasa Indonesia, 2 orang dari Prodi Pendidikan Bahasa Bali, 12 orang dari Prodi Pendidikan Seni Rupa. Dan 3 orang dari Prodi Desain Komunikasi Visual.

Dekan yang dalam hal ini sebagai pimpinan tertinggi di tingkat Fakultas dalam sambutannya berpesan untuk mengajar mahasiswa untuk tetap ikut berpartisipasi dalam memajukan lembaga yang menjadi almamaternya. Keterserapan lulusan FBS di dunia kerja tentu juga akan menjadi kontribusi untuk lembaga dalam memenuhi IKU (indikator Kinerja Utama) dari lembaga. Tentu dengan alasan ini seluruh mahasiswa diminta dapat bersaing, mengembangkan diri sebaik baiknya pada dunia kerja nanti demi kemajuan kita bersama. Lebih lanjut, para lulusan diajak untuk terus meningkatkan kualitas dan menggali potensi unggulan diri. Memasuki era revolusi industri 4.0, tidak kalah penting lagi juga harus mampu bersikap adaptif, yaitu mampu tetap bersaing di tengah perubahan yang cepat.