Sosialisasi Penggunaan Bahasa di Media Sosial: Balai Bahasa Provinsi Bali Gandeng Dosen FBS Undiksha

FKIP Universitas Lambung Mangkurat Benchmarking Kurikulum OBE di FBS Undiksha

September 27, 2024

Tingkatkan Kompetensi, Tendik FBS Undiksha Ikuti Sertifikasi Kompetensi di Surabaya

Oktober 8, 2024

FKIP Universitas Lambung Mangkurat Benchmarking Kurikulum OBE di FBS Undiksha

September 27, 2024

Tingkatkan Kompetensi, Tendik FBS Undiksha Ikuti Sertifikasi Kompetensi di Surabaya

Oktober 8, 2024

Denpasar, Kompas – Balai Bahasa Provinsi Bali kembali mengadakan sosialisasi tentang penggunaan Bahasa Indonesia yang baik di media sosial pada 7-8 Oktober 2024. Acara ini melibatkan ratusan siswa dari berbagai sekolah di Kota Denpasar dan mengundang I Made Astika, S.Pd., M.A., dosen FBS Undiksha, sebagai narasumber.

Kepala Balai Bahasa Provinsi Bali, Valentina Lovina Tanate, menjelaskan bahwa tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan sikap positif generasi muda terhadap Bahasa Indonesia, menjaga ketertiban berbahasa di media sosial, serta mendukung program literasi di sekolah. “Kami ingin membekali siswa agar lebih sadar akan pentingnya penggunaan bahasa yang tepat di media sosial,” ujarnya.

Dalam pemaparannya, Astika mengangkat topik “Kesalahan dan Kejahatan Berbahasa,” yang dianggapnya setara dengan bencana alam jika tidak diantisipasi. “Kejahatan berbahasa bisa berpotensi menimbulkan konflik atau bahkan tindakan kriminal karena salah paham,” kata Astika. Ia juga menekankan pentingnya mitigasi risiko dari dampak bahasa yang kurang tepat di media sosial, terutama mengingat informasi di platform ini menyebar dengan cepat dan masif, serta dekat dengan kehidupan remaja.

Antusiasme terlihat dari para siswa yang aktif menyimak dan berdiskusi dengan narasumber, menunjukkan ketertarikan mereka terhadap upaya menjaga bahasa di media sosial tetap tertib dan aman.