FBS Undiksha Padukan Seni, Pendidikan, dan Pelestarian Budaya melalui Relief Tematik

Mahasiswa FBS Undiksha Raih Beasiswa France Excellence, Lanjut Magister di Prancis

Agustus 24, 2026

FBS Undiksha Lepas 112 Calon Wisudawan, Dekan Tekankan Kebahagiaan yang Bermakna

Agustus 26, 2026

Mahasiswa FBS Undiksha Raih Beasiswa France Excellence, Lanjut Magister di Prancis

Agustus 24, 2026

FBS Undiksha Lepas 112 Calon Wisudawan, Dekan Tekankan Kebahagiaan yang Bermakna

Agustus 26, 2026

Singaraja, 25 Agustus 2026 — Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) menghadirkan relief tematik yang mengangkat kekayaan budaya masyarakat Pedawa, Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng. Kegiatan ini merupakan bagian dari sinergi Program Desa Binaan FBS Tahun 2026, Program Literasi Budaya Mahasiswa Baru Jurusan Seni dan Desain, serta penguatan pengalaman berkarya bagi mahasiswa Seni Rupa dan Desain Komunikasi Visual (DKV).

Relief berukuran 2 meter x 20 meter tersebut dikerjakan selama empat hari, 22–25 Agustus 2026, di Wantilan Desa Pedawa. Pengerjaan dimulai bersamaan dengan kegiatan Literasi Budaya Mahasiswa Baru Jurusan Seni dan Desain dan rampung pada petang 25 Agustus 2026.

Secara tematik, relief merepresentasikan kehidupan dan budaya masyarakat Pedawa. Permainan tradisional Megangsing dan Metajog dihadirkan untuk menghidupkan kembali ingatan terhadap tradisi yang mulai terlupakan. Pohon aren juga menjadi bagian penting, merepresentasikan aktivitas meniris aren, membuat gula aren, dan berbagai kegiatan produktif turunannya.

Narasi lainnya mengangkat profesi peternak sapi dan kehidupan religius masyarakat Pedawa. Simbol Tapak Dara, punden berundak tiga yang menggambarkan fase perpindahan pusat desa, pohon beringin, serta stilisasi air turut memperkaya pesan karya. Simbol air menjadi pengingat pentingnya menjaga sumber-sumber air sebagai bagian dari keberlanjutan kehidupan masyarakat di tengah perubahan zaman.

Relief dibuat menggunakan campuran pasir, semen, dan pewarna dengan teknik butseren. Prosesnya sekaligus menjadi ruang pembelajaran bagi mahasiswa Seni Rupa dan DKV, khususnya peserta perkuliahan Seni Patung semester ganjil 2026, dalam menerjemahkan narasi budaya lokal ke dalam karya seni di ruang publik

Relief ini diharapkan melengkapi Mural Tematik yang telah dikerjakan sebelumnya dan menjadi media pembelajaran visual bagi siswa sekolah adat serta masyarakat. Kegiatan ini mendukung SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui pembelajaran berbasis pengalaman dan SDG 11 (Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan) melalui pelestarian warisan budaya dan penguatan keberlanjutan komunitas lokal.