
Mahasiswa Seni Rupa FBS Undiksha Raih Prestasi Gemilang di Ajang Seni Internasional, Sabet Juara Umum di India
Desember 19, 2025
Pameran Tugas Akhir DKV “Spektra” Implementasikan Pembelajaran Berbasis Karya dan Hilirisasi Inovasi FBS
Januari 5, 2026Singaraja, 5 Januari 2025 — Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) secara resmi melepas 111 mahasiswa sebagai kontingen FBS untuk berpartisipasi dalam 16 cabang lomba pada rangkaian Dies Natalis XXXIII Undiksha Tahun 2026. Pelepasan yang berlangsung di Wantilan Teruna Jaya FBS ini menegaskan bahwa Dies Natalis tidak semata dipahami sebagai ajang kompetisi, melainkan sebagai ruang refleksi nilai, pembentukan martabat, serta inkubasi inovasi seni dan budaya.
Ketua Panitia, I Gusti Bagus Candrahady Pratama, menyampaikan bahwa keterlibatan mahasiswa FBS tidak hanya terbatas pada peserta lomba. Sebanyak 173 mahasiswa dari unsur Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dan delegasi FBS juga terlibat sebagai panitia pelaksana Dies Natalis XXXIII Undiksha. Partisipasi menyeluruh ini dirancang sebagai bagian dari pembelajaran berbasis praktik, kepemimpinan, dan kolaborasi lintas bidang seni dan budaya.
Lebih dari sekadar seremoni pelepasan, kegiatan ini dimaknai sebagai ruang strategis pengembangan minat, bakat, dan kreativitas mahasiswa yang diarahkan pada proses inkubasi serta hilirisasi inovasi seni-budaya. Cabang-cabang lomba yang diikuti menjadi wahana uji gagasan, eksplorasi artistik, dan pengemasan karya bahasa dan seni yang berpotensi dikembangkan menjadi produk kreatif, model pembelajaran, maupun karya budaya bernilai sosial dan ekonomi.
Dekan FBS, I Gede Nurjaya, dalam sambutannya menekankan bahwa Dies Natalis merupakan momentum reflektif atas kelahiran visi dan cita-cita lembaga pendidikan. Ia menegaskan tiga dasar kelahiran institusi pendidikan, yakni pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi sebagai solusi persoalan kehidupan, penguatan nilai-nilai kemanusiaan, serta pembangunan peradaban yang bermartabat.
Dalam konteks FBS, ketiga dasar tersebut diwujudkan melalui pengembangan seni dan bahasa yang tidak berhenti pada ekspresi estetik, tetapi berlanjut pada proses inkubasi dan hilirisasi inovasi. Mahasiswa didorong untuk berani tampil, mengolah identitas budaya, serta mentransformasikan karya kreatif menjadi kontribusi nyata bagi masyarakat.
“Dies Natalis ini bukan tentang saling mengalahkan, tetapi tentang merayakan kelahiran gagasan dan nilai. Juara adalah bonus, tetapi martabat adalah tujuan. FBS harus menjadi juara yang ‘juari’—berani tampil, berkarakter, dan mampu menjadikan seni-budaya sebagai kekuatan inovasi,” tegasnya.
Sebagai penutup, Dekan FBS menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam penyelenggaraan Dies Natalis XXXIII Undiksha. Pelepasan kontingen FBS ditandai secara simbolis dengan penyalaan api obor, yang dimaknai sebagai estafet semangat kreativitas, inovasi, dan keberlanjutan pengembangan seni dan budaya di lingkungan Undiksha.
Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran pimpinan dekanat, pimpinan jurusan, koordinator program studi, pembimbing kemahasiswaan, kepala laboratorium, kepala bagian umum, serta tenaga kependidikan di lingkungan FBS Undiksha.




