
FBS Undiksha dan Wakayama University Jalin Kolaborasi Internasional
September 1, 2025
Mahasiswa FBS Prodi. Pendidikan Bahasa Inggris Undiksha Raih Bronze Medal di Ajang LKTI Internasional
September 6, 2025Prestasi membanggakan kembali ditorehkan mahasiswa Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha). Tiga mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris, Jurusan Bahasa Asing, Fakultas Bahasa dan Seni, yaitu Gede Yoka Valendra, Ni Kadek Dwipayani, dan Ni Luh Putu Pibra Darma Yanti, berhasil lolos menjadi finalis dalam kompetisi karya tulis internasional yang diselenggarakan oleh Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) kawasan Amerika-Eropa dengan dukungan Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia.
Kompetisi bergengsi ini dilaksanakan secara daring dari Berlin dan diikuti oleh mahasiswa dari berbagai negara, antara lain Inggris, Hungaria, Jerman, Turki, Amerika, Malaysia, Italia, dan Nigeria. Prestasi ini menegaskan bahwa mahasiswa Undiksha mampu bersaing di tingkat global dengan mengangkat gagasan yang relevan sekaligus berakar pada kearifan lokal.
Dalam ajang ini, ketiga mahasiswa Undiksha akan mempresentasikan karya tulis berjudul “Orphanage-Based Social MSMEs: Realizing Economic Independence and Social Impact through Endowment Funds, Government Subsidies, and the Spirit of Teng-Teng Nyer.” Karya tersebut menekankan pentingnya pemberdayaan anak yatim piatu dalam mewujudkan UMKM yang berkelanjutan melalui pemanfaatan dana abadi, subsidi pemerintah, serta penguatan nilai kearifan lokal Bali, khususnya semangat Teng-Teng Nyer.
Ketiga mahasiswa tersebut dibimbing oleh I Ketut Trika Adi Ana, yang terus memberikan arahan akademis dan motivasi agar mahasiswa dapat menghasilkan karya yang berkualitas dan kompetitif di tingkat internasional.
Menariknya, karya tulis para finalis yang terpilih dalam ajang ini juga akan dipublikasikan dalam bentuk book chapter yang diterbitkan oleh Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia, sehingga dapat menjadi rujukan akademik sekaligus inspirasi dalam pengembangan program sosial dan ekonomi berbasis masyarakat.
Melalui kompetisi ini, diharapkan gagasan yang ditawarkan tidak hanya menjadi kontribusi akademis, tetapi juga dapat memberikan inspirasi nyata bagi pembangunan sosial dan ekonomi berbasis masyarakat, khususnya dalam konteks pemberdayaan anak yatim piatu.




