
Mahasiswa FBS Undiksha Raih Pendanaan PKM 2025: Dari Otome Game hingga Psychodrama Rebana
Juli 5, 2025
“Kuasa Lipstik”: Simbolik Kekuatan dalam Balutan Estetika, Pameran Mahasiswa Seni Rupa FBS Undiksha Resmi Dibuka
Juli 9, 2025Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI), Fakultas Bahasa dan Seni (FBS), Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha), menyelenggarakan asesmen lapangan akreditasi pada tanggal 7–8 Juli 2025. Kegiatan ini merupakan bagian penting dari proses penjaminan mutu akademik dan bertujuan untuk memperoleh pengakuan atas kualitas pengelolaan program studi. Dalam asesmen kali ini, dua asesor dari Lembaga Akreditasi Mandiri Kependidikan (Lamdik), Prof. Dr. R. Kunjana Rahardi, M.Hum., dan Dr. Odien Rosidin, S.Pd., M.Hum., hadir langsung ke kampus Undiksha untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap berbagai aspek kelembagaan dan pelaksanaan tridarma perguruan tinggi di Prodi PBSI.
Acara pembukaan asesmen berlangsung di ruang Seminar Nitisastra FBS dan dihadiri oleh pimpinan universitas, fakultas, dosen, serta tenaga kependidikan. Sambutan awal disampaikan oleh Wakil Rektor I Undiksha, Prof. Dr. Gede Rasben Dantes, S.T., M.T.I., yang dalam paparannya juga memperkenalkan profil kelembagaan Undiksha secara umum. Ia menekankan bahwa Undiksha berkomitmen kuat dalam menjaga dan meningkatkan mutu pendidikan melalui sistem penjaminan mutu internal yang berkelanjutan. Selain itu, beliau menyampaikan bahwa asesmen ini bukan semata-mata proses penilaian, tetapi juga momentum reflektif untuk terus mendorong inovasi dan perbaikan berkelanjutan dalam pengelolaan program studi.
Setelah sambutan Wakil Rektor I, kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan oleh Dekan Fakultas Bahasa dan Seni, yang menyampaikan perkembangan strategis fakultas dalam mendukung program studi menuju akreditasi unggul. Koordinator Program Studi PBSI kemudian memberikan penjelasan terperinci mengenai visi dan misi program studi, kurikulum, capaian pembelajaran, prestasi mahasiswa dan dosen, hingga strategi pengembangan SDM dan sarana prasarana.
Selama dua hari asesmen, para asesor melakukan telaah dokumen, observasi sarana prasarana, serta wawancara dengan dosen, mahasiswa, alumni, dan pengguna. Proses ini berlangsung dalam suasana terbuka dan kolaboratif. Di akhir kegiatan, para asesor memberikan tanggapan positif terhadap kesiapan dan kinerja Program Studi PBSI, seraya memberikan sejumlah masukan konstruktif sebagai bagian dari upaya peningkatan berkelanjutan.
Melalui asesmen lapangan ini, diharapkan Program Studi PBSI FBS Undiksha dapat meraih hasil terbaik serta terus mengukuhkan diri sebagai salah satu prodi unggulan dalam bidang pendidikan bahasa dan sastra Indonesia di tingkat nasional.




